Potret Pembangunan dalam Puisi PDF/EPUB Ð Potret


Potret Pembangunan dalam Puisi [PDF / EPUB] Potret Pembangunan dalam Puisi Potret Pembangunan dalam Puisi by WS Rendra Potret Pembangunan dalam Puisi book Readreviews from the world s largest community for readers Potret Pembangunan Cepat Rumah Sakit Darurat di WuhanPotret p Potret Pembangunan dalam Puisi by WS Rendra Potret Pembangunan dalam Puisi book Readreviews from the world s largest community for readers Potret Pembangunan Cepat Rumah Sakit Darurat di WuhanPotret pembangunan cepat rumah sakit darurat ini pun sedang menjadi sorotan publik, tak sedikit yang takjub dengan kerja cepat China Terlebih lagi rumah sakit tersebut dapat selesai dalam hitungan hari Berikut deretan potret proses pengerjaan rumah sakit tersebutRatusan alat berat dikerahkan untuk membangun rumah sakit darurat seluasmeter persegi ini foto Potret Pembangunan Kindle - Getty ImageRumahKepada Puisi Rendra Potret Pembangunan dalam Puisi Judul Potret Pembangunan dalam Puisi Penulis Rendra Cetakan II,cetakan I,Penerbit PT Dunia Pustaka Jaya, Jakarta Tebalhalamanjudul puisi ISBN Pengantar A Teeuw Disain cover Jean Kharis Beberapa pilihan puisi Rendra dalam Potret Pembangunan dalam Puisi Aku Tulis Pamplet Ini Aku tulis pamplet ini karena lembaga pendapat GENDER DALAM DAKWAH UNTUK PEMBANGUNAN Potret GENDER DALAM DAKWAH UNTUK PEMBANGUNAN Potret Keterlibatan Perempuan dalam Politik Ulfatun Hasanah Mahasiswa Pascasarjana UIN Walisongo Email ulfatunhasanah gmail Abstract Gender issues are an issue that demands social and cultural construction justice between men and women In the demands of this construction, the balance of functions, status, and nature of the sexes POTRET PEMBANGUNAN JAWA TIMUR TAHUN Publikasi Potret Pembangunan Jawa Timur Tahun, Dalam Perspektif Indikator Kinerja Utama IKU dimaksudkan sebagai salah satu tool atau alat untuk bahan evaluasi agar berbagai strategi, kebijakan, dan program pembangunan dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan Publikasi tersebut di samping menyajikan capaian sejumlah indikator kinerja yang mencerminkan tarafRegardez vous Potret Pembangunan Infrastruktur IndonesiaPotret Pembangunan Infrastruktur Indonesia Capaian Penting dan Tindak Lanjut Permasalahan Indonesia Darurat Infrastruktur Hmm Suasana saat para penumpang menunggu kedatangan KRL di Stasiun transit Tanah Abang dok pribadi Sepatah kata tadi mungkin tepat menggambarkan suasana hiruk pikuk foto diatas Tampak jelas para penumpang berjubel menunggu kedatangan Commuter Line.

    EPUB is an ebook file format I,Penerbit PT Dunia Pustaka Jaya, Jakarta Tebalhalamanjudul puisi ISBN Pengantar A Teeuw Disain cover Jean Kharis Beberapa pilihan puisi Rendra dalam Potret Pembangunan dalam Puisi Aku Tulis Pamplet Ini Aku tulis pamplet ini karena lembaga pendapat GENDER DALAM DAKWAH UNTUK PEMBANGUNAN Potret GENDER DALAM DAKWAH UNTUK PEMBANGUNAN Potret Keterlibatan Perempuan dalam Politik Ulfatun Hasanah Mahasiswa Pascasarjana UIN Walisongo Email ulfatunhasanah gmail Abstract Gender issues are an issue that demands social and cultural construction justice between men and women In the demands of this construction, the balance of functions, status, and nature of the sexes POTRET PEMBANGUNAN JAWA TIMUR TAHUN Publikasi Potret Pembangunan Jawa Timur Tahun, Dalam Perspektif Indikator Kinerja Utama IKU dimaksudkan sebagai salah satu tool atau alat untuk bahan evaluasi agar berbagai strategi, kebijakan, dan program pembangunan dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan Publikasi tersebut di samping menyajikan capaian sejumlah indikator kinerja yang mencerminkan tarafRegardez vous Potret Pembangunan Infrastruktur IndonesiaPotret Pembangunan Infrastruktur Indonesia Capaian Penting dan Tindak Lanjut Permasalahan Indonesia Darurat Infrastruktur Hmm Suasana saat para penumpang menunggu kedatangan KRL di Stasiun transit Tanah Abang dok pribadi Sepatah kata tadi mungkin tepat menggambarkan suasana hiruk pikuk foto diatas Tampak jelas para penumpang berjubel menunggu kedatangan Commuter Line."/>
  • Paperback
  • 102 pages
  • Potret Pembangunan dalam Puisi
  • W.S. Rendra
  • Indonesian
  • 07 January 2019
  • 9794191094 Edition Language Indonesian Other Editions 5

About the Author: W.S. Rendra

Willibrordus Surendra Broto Rendra b November is a famous Indonesian poet who often called by his friends and fans as The PeacockHe established the Teater Workshop in Yogyakarta during but also the Teater Rendra Workshop in DepokHis photo here shown Rendra in his room at Theatres Orang orang di Tikungan Jalan SEKDA Mastodon dan Burung Kondor Hamlet Translated from Hamlet by William Shakespeare Macbeth Translated from Macbeth from William Shakespeare Oedipus Sang Potret Pembangunan Kindle - Raja Translated from Oedipus Rex by Sophokles Kasidah Barzanji Perang Troya Tidak Akan Meletus Translated from La Guerre de Troie n aura pas lieu by Jean Giraudoux Poems Jangan Takut Ibu Balada Orang Orang Tercinta Empat Kumpulan Sajak Rick dari Corona Potret Pembangunan Dalam Puisi Bersatulah Pelacur Pelacur Kota Jakarta Nyanyian Angsa Pesan Pencopet kepada Pacarnya Rendra Ballads and Blues Poem Perjuangan Suku Naga Blues untuk Bonnie Pamphleten van een Dichter State of Emergency Sajak Seorang Tua tentang Bandung Lautan Api Mencari Bapak Rumpun Alang alang Surat Cinta Sajak Rajawali Sajak Seonggok JagungShort Stories Pacar Seorang Seniman.



10 thoughts on “Potret Pembangunan dalam Puisi

  1. says:

    KIRA KIRA 20 tahun selepas WS Rendra menulis 26 puisi dalam kumpulan puisi Potret Pembangunan Dalam Puisi ini, Indonesia sampai kepada kemuncak kemusnahan ekonomi dan keberantakan politiknya Menakutkan, bukan Namun lebih menggigilkan lagi apabila kritik politik ekonomi sosial PES yang merakam latar Indonesia yang diluahkan dalam puisi berbentuk prosaik dan gaya khutbah itu, sebenarnya hampir hampir dapat kita saksikan sendiri di negara kita Soalnya, apakah kita mempunyai keuntungan seperti I KIRA KIRA 20 tahun selepas WS Rendra menulis 26 puisi dalam kumpulan puisi Potret Pembangunan Dalam Puisi ini, Indonesia sampai kepada kemuncak kemusnahan ekonomi dan keberantakan politiknya Menakutkan, bukan Namun lebih menggigilkan lagi apabila kritik politik ekonomi sosial PES yang merakam latar Indonesia yang diluahkan dalam puisi berbentuk prosaik dan gaya khutbah itu, sebenarnya hampir hampir dapat kita saksikan sendiri di negara kita Soalnya, apakah kita mempunyai keuntungan seperti Indonesia yang diberikan 20 tahun untuk berubah Ragu ragu dengan kenyataan saya Lihat puisi Aku Tulis Pamplet Ini Apabila kritik hanya boleh lewat saluran resmimaka hidup akan menjadi sayur tanpa garamLembaga pendapat umum tidak mengandung pertanyaan.Tidak mengandung perdebatan.Dan akhirnya menjadi monopoli kekuasaan.Atau bagaimana dengan gambaran generasi muda WS Rendra pada dekad 1970 an itu seperti dalam puisi Sajak Anak Muda berbanding generasi muda kita hari ini Kita adalah angkatan gagapyang diperanakkan oleh angkatan takbur.Kita kurang pendidikan resmidi dalam hal pendidikan,kerana tidak diajarkan berpolitik,dan tidak diajar dasar ilmu hukum.Dan keseluruhan Sajak Anak Muda itu sebenarnya menggambarkan kegagapan sebahagian besar mahasiswa kita Bacalah puisi ini untuk memamah kebimbangan generasi mahasiswa kita tahun 2010 tidak lebih daripada mahasiswa Indonesia dekad 1970 an Kalau WS Rendra tergamak menulis Sajak SLA tentang pelajar sekolah yang mengobel kelent t ibu gurunya, bukankah kita sudah mendengar berita persis itu di dada akhbar tabloid kita hari ini Barangkali lebih sensual dan erotisme yang melampau Sajak Potret Keluarga adalah komposisi masyararakat Indonesia ketika itu, ayah mewakili pemerintah dan pentadbir ibu barangkali wajah patriotis dan nasionalis tulen yang letih anak perempuan majoriti rakyatnya yang hilang daya melawan dan menanti untuk menyambung pusingan penderitaan, manakala anak lelaki mungkin segelintir rakyat yang terbuka mata hati dan akalnya, tetapi hilang kepercayaan untuk membetulkan kembali kerosakan yang terlalu jauh.Dalam kumpulan puisi ini, kecenderungan Rendra terhadap kritik PES itu tumpah juga pada puisi yang judulnya seperti Sajak Ibunda tetapi isinya cukup menyentap naluri kita.Maling punya ibu Pembunuh punya ibu.Demikian pula koruptor, tiran, fasis,wartawan amplop, dan anggota parlemen yang dibeli,mereka pun punya ibu.Macam manakah ibu mereka Apakah ibu mereka bukan merpati di langit jiwa Apakah ibu mereka bukan pintu kepada alam Tetapi lalu bagaimana sang anak akan menerangkan kepada ibunya tentang kedudukannya sebagai tiran, koruptor, hama hutan, dan tikus sawah Rendra yang barangkali segelintir penyair yang diizinkan berkhutbah dalam puisinya tetapi kita dapat mengunyah dan mencicipnya dengan enak menulis puisi puisinya tentu ditujukan kepada generasinya pada dekad 1970 an pada sebuah negara bernama Indonesia.Lalu bagaimana mungkin puisi yang sangat khusus itu boleh dinikmati oleh kita dengan jarak masa yang jauh dan latar yang kononnya sangat moden ini Barangkali kita sedang mengulangi sejarah dan sedang diberikan tempoh masa untuk berubah atau barangkali juga kebebalan dan penindasan ada di mana mana yang dikongsi oleh semua orang

  2. says:

    Rendra benar benar Metal Menirukan Candil Seriues Iseng cari link puisi Rendra di internet Dapat beberapa 1 Puisi Rendra di zip, 2 Puisi Rendra di GeocitiesTetep paling suka yang ini, Sajak Pertemuan Mahasiswa matahari terbit pagi inimencium bau kencing orok di kaki langitmelihat kali coklat menjalar ke lautandan mendengar dengung di dalam hutanlalu kini ia dua penggalah tingginyadan ia menjadi saksi kita berkumpul disinimemeriksa keadaankita bertanya kenapa maksud baik tidak selalu be Rendra benar benar Metal Menirukan Candil Seriues Iseng cari link puisi Rendra di internet Dapat beberapa 1 Puisi Rendra di zip, 2 Puisi Rendra di GeocitiesTetep paling suka yang ini, Sajak Pertemuan Mahasiswa matahari terbit pagi inimencium bau kencing orok di kaki langitmelihat kali coklat menjalar ke lautandan mendengar dengung di dalam hutanlalu kini ia dua penggalah tingginyadan ia menjadi saksi kita berkumpul disinimemeriksa keadaankita bertanya kenapa maksud baik tidak selalu bergunakenapa maksud baik dan maksud baik bisa berlagaorang berkata kami ada maksud baik dan kita bertanya maksud baik untuk siapa ya ada yang jaya, ada yang terhinaada yang bersenjata, ada yang terlukaada yang duduk, ada yang didudukiada yang berlimpah, ada yang terkurasdan kita disini bertanya maksud baik saudara untuk siapa saudara berdiri di pihak yang mana kenapa maksud baik dilakukantetapi makin banyak petani kehilangan tanahnyatanah tanah di gunung telah dimiliki orang orang kotaperkebunan yang luashanya menguntungkan segolongan kecil sajaalat alat kemajuan yang diimportidak cocok untuk petani yang sempit tanahnyatentu, kita bertanya lantas maksud baik saudara untuk siapa sekarang matahari semakin tinggilalu akan bertahta juga di atas puncak kepaladan di dalam udara yang panas kita juga bertanya kita ini dididik untuk memihak yang mana ilmu ilmu diajarkan disiniakan menjadi alat pembebasanataukah alat penindasan sebentar lagi matahari akan tenggelammalam akan tibacicak cicak berbunyi di tembokdan rembulan berlayartetapi pertanyaan kita tidak akan meredaakan hidup di dalam mimpiakan tumbuh di kebon belakangdan esok harimatahari akan terbit kembalisementara hari baru menjelmapertanyaan pertanyaan kita menjadi hutanatau masuk ke sungaimenjadi ombak di samodradi bawah matahari ini kita bertanya ada yang menangis, ada yang menderaada yang habis, ada yang mengikisdan maksud baik kitaberdiri di pihak yang mana RENDRA jakarta, 1 desember 1977 sajak ini dipersembahkan kepada para mahasiswa universitas indonesia di jakartadan dibacakan di dalam salah satu adegan film Yang Muda Yang Bercinta yang disutradarai oleh SumandjayaDari kumpulan puisi Potret Pembangunan Dalam Puisi Pustaka Jaya 1996 Bisa dicari juga di Youtube kalau mau lihat Rendra muda membacakan puisinya

  3. says:

    KESAKSIANSEORANG rakyat Indonesia menderita Bukan 100 juta orang Indonesia menderita Atau lebih banyak Mereka adalah rakyat sederhana yang melunasi haji dari tabungan dua puluh tahun tapi ditipu, yang mengayuh becak tiap saat dan tidur pula di atas becak itu tiap malam, yang merawat anak baik baik tapi suaminya main perempuan dan judi, yang lulus dari sekolah tinggi tapi masih tergantung orang tua, yang menjadi jompo di jalanan, yang tak punya kaki dan tiap hari menggantungkan hidup dari der KESAKSIANSEORANG rakyat Indonesia menderita Bukan 100 juta orang Indonesia menderita Atau lebih banyak Mereka adalah rakyat sederhana yang melunasi haji dari tabungan dua puluh tahun tapi ditipu, yang mengayuh becak tiap saat dan tidur pula di atas becak itu tiap malam, yang merawat anak baik baik tapi suaminya main perempuan dan judi, yang lulus dari sekolah tinggi tapi masih tergantung orang tua, yang menjadi jompo di jalanan, yang tak punya kaki dan tiap hari menggantungkan hidup dari derma, yang datang ke praktek pengobatan alternatif tapi tak pernah menemui perkembangan baik, yang gagal mengendalikan diri untuk tidak korupsi Kita risau sebab penderitaan penderitaan itu juga korupsi di sini, bila ia ternyata alim yang dipaksa sistem mirip tanaman binahong semakin ditebas, semakin ia tumbuh lebat.Kenapa semua itu dengan deretan cerita yang bisa lebih panjang seolah olah tak mungkin hilang dari tanah firdaus Indonesia, kita tak sepenuhnya tahu Mungkin karena presiden, menteri, gubernur, dan bupati, dan kita, atau semua yang bisa bertindak, tidak menengoknya sambil merenung, yang berlanjut dengan tidak kukuhnya rencana untuk mengubah Kita tak memergokinya sebab terlalu sibuk mencintai seseorang, memikirkan sebuah pernikahan yang tentram, dan percaya bahwa negeri ini hanya terdiri dari cinta, cinta, dan cinta milik dua sejoli.Atau karena kita hidup dan lahir dalam sinar bulan purnama , tidak seperti para kakek buyut kita yang, seperti kata Bung Karno pada tahun 1962, lahir dalam pertempuran Atau mungkin juga karena keseharian kita yang enak jam bangun tidur sampai bangun tidur lagi adalah dunia tanpa ancaman dan peperangan Dunia tanpa takut tak punya pakaian bagus.Kita santai Sebab Apa yang kita punya sudah lumayan.Asal keluarga sudah terjaga,rumah dan mobil juga ada,apa lagi yang diruwetkan Anak anak dengan tertib aku sekolahkan.Yang putri di SLA, yang putra mahasiswa.Di rumah ada TV, anggrek,air conditioning, dan juga agama.Inilah kesejahteraan yang harus dibina.Kita mesti santai.Tapi apakah kita mesti santai Perkataan seorang suami dalam puisi Sajak Potret Keluarga di atas memberi jawab ya Tapi sajak sajak karangan Rendra itu belum selesai Sajak sajak selanjutnya adalah tentang istrinya yang rupanya mengeluh tentang suaminya yang brengsek, tentang putrinya yang ingin dihamili dan disuntik morpin saja oleh pacarnya, dan tentang putranya yang bertekad pergi dari lingkungan rumah yang mendewakan harta.Rendra bersaksi dengan suara keras yang di depan matamu bukanlah yang seperti adanya terjadi Mala itu ada, dan lebih banyak yang tidak kita lihat Atau tidak kita pedulikan Maka malapetaka malapetaka butuh kesaksian yang berbunyi, agar kita lekas menengok dan peduli Suara adalah penting Kesaksian Rendra yang berbunyi dalam puisi puisi membangunkan kita ketika kita menoleh kanan kiri ke segenap jurusan, ada gambar selain wajah manis sang kekasih yang selalu ada di depan muka Rendra menulis puisi untuk didengar, bukan dibaca Sebab itu suara puisinya bukan kata yang indah indah Puisi puisinya adalah pamflet , semacam himbauan Seperti yang dikatakan A Teeuw dalam tulisannya Pamfletten van Een Dichter yang diterjemahkan oleh Dian B Supeno, Rendra mempopulerkan suatu gaya bahwa puisi yang baik tidak hanya yang bisa dibaca di kamar atau di sofa yang lembut puisi adalah penghayatan kenyataan suka duka rakyat Indonesia yang membutuhkan gaung dan gema.Sebab bahkan kita telah didominasi oleh hingar bingar kekuasaan dan cerita tentang elit, misalnya dalam wayang Dalam sebuah wawancara yang kemudian jadi buku, Pramoedya Ananta Toer mengaku ia tidak begitu menggemari wayang Sebab baginya, wayang adalah cerita tentang ksatria ksatria, dan bukan terutama rakyat Sepakat dengan Pram, puisi Rendra yang berjudul Sajak Peperangan Abimanyu menegaskan bukan hal penting kalau ksatria Abimanyu menang perang atau mati Yang penting Setelah ia wafatapakah petani petani akan tetap menderita,dan para wanita kampungtetap membanjiri rumah pelacuran di kota Dengan pikiran pikiran itu Rendra memberi ruang yang lebar bagi perikemanusiaan Kata yang tepat buat suasana dalam sajaknya adalah solidaritas dan keterlibatan sosial Ia tidak ingin jijik pada mereka yang di mata masyarakat yang merasa suci terlihat keruh dan kumuh Ia membuat sosok tampan Kristus melayani seorang pelacur yang penyakitan dalam kumpulan Blues untuk Bonnie Ia berbicara sebab puisnya adalah puisi yang berbunyi dan menjadi saksi bagi orang miskin yang berbaris sepanjang sejarah, bagai udara panas yang selalu ada , rakyat yang tidur di kolong bangku, dengan alas kertas koran di kereta api, atau sopir sopir truk pengangkut kobis yang ditarik pungutan tidak resmi dari polisi Ia bukan lelaki yang memuja harum dan ranggi.Dalam kumpulan Potret Pembangunan dalam Puisi Rendra menyerukan pemikirannya tentang masa depan pendidikan Indonesia yang rumit, yang pemudanya hanya bisa membeli dan memakai, tanpa bisa mencipta dalam Sajak Anak Muda Juga dalam Sajak Tangan ia menulis tentang tangan seorang mahasiswa yang gelar sarjananya tidak memecahkan persoalan para petani dan nelayan Tangan itu malah asyik untuk menulis kata kata kotor di meja rektor Dengan bahasa yang tangkas dalam Sajak Sebotol Bir, Rendra menunjukkan, pendidikan akhirnya hanya untuk menjadi orang lain Kita telah dikuasai satu mimpiuntuk menjadi orang lain.Kita telah menjadi asingdi tanah leluhur sendiri.Orang orang desa blingsatan, mengejar mimpi,dan menghamba ke Jakarta.Orang orang Jakarta blingsatan, mengejar mimpidan menghamba kepada Jepang, Eropa, atau Amerika.Tentu, pendidikan di zaman sekarang bisa jadi mulai berubah, misalnya kalau kita mengamati tren sekolah alam yang sangat laris atau sekolah privat yang gurunya menguasai metode metode siswa adalah pusat.Perlu diamati, suara yang tetap relevan adalah, sebagaimana kita baca dalam Sajak Sebatang Lisong, suara Rendra dalam mengkritik para penyair penyair salon yang hanya tertarik pada dunia yang penuh anggur dan rembulan Ada suara keras di situ terlalu lama para penyair menikmati kursi dan mejanya yang megah dan bersih di menara gading Sajak sajak Rendra, seperti ditulis A Teeuw, mengajak membentuk kesadaran diri untuk menyambungkan hidup dengan derita lingkungan dan masalah kehidupan Di mata Rendra sikap kesadaran semacam itu harus terus ada, bersama sikap menolak untuk tidak berdaya.Maka tiap kali saya baca seluruh puisi dalam Potret Pembangunan dalam Puisi selalu ada perasaan yang bergerak Yaitu perasaan sedih, lalu geram, lalu terus bergerak dan bergelombang seperti ada puncak di sukma, dan ada lembah Saya ingat sedikit kalimat dari Amir Hamzah seni adalah gerakan sukma

  4. says:

    Ditulis sejak beberapa tahun lebih awal dari puisi puisi Wiji Thukul Perspektifnya jelas dan kalimat kalimat pamfletnya mudah diingat Seperti di Blues untuk Bonny, balada adalah bentuk yang paling memikat di buku ini Bebera puisi pernah saya dengar dibacakan Rendra dalam film Yang Muda Yang Bercinta Kritiknya, terutama, pada pendidikan yang tak punya keberpihakan sosial, dan malah menjebak sarjana untuk hanya bisa hidup di kota atau tempat yang industrinya sudah berjalan lancar dan butuh ten Ditulis sejak beberapa tahun lebih awal dari puisi puisi Wiji Thukul Perspektifnya jelas dan kalimat kalimat pamfletnya mudah diingat Seperti di Blues untuk Bonny, balada adalah bentuk yang paling memikat di buku ini Bebera puisi pernah saya dengar dibacakan Rendra dalam film Yang Muda Yang Bercinta Kritiknya, terutama, pada pendidikan yang tak punya keberpihakan sosial, dan malah menjebak sarjana untuk hanya bisa hidup di kota atau tempat yang industrinya sudah berjalan lancar dan butuh tenaga untuk dieksploitasi dengan kata lain, bukan pendidikan untuk membangun kampung halaman, tapi pendidikan untuk pergi Kritiknya sangat relevan bagi kelas menengah macam saya Tapi memang, soal segi bahasa dan emosi, Wiji bagi saya lebih indah dan nyata

  5. says:

    Kita ketahui bahwa banyak penyair yang menyampaikan kritikan baik pada negara maupun kehidupan lewat puisinya seperti di dalam buku ini yang merupakan keluh kesah pada masa masa pembangunan tahun 70an yang angka kemiskinan masih tinggi sedangkan industri dibangun di mana mana Juga, birokrasi yang menyebalkan Bermula dari pertanyaan pertanyaan yang mengganggu pikiran sang penyair.Saya menemukan beberapa suka kata yang masih ejaan lama Setidaknya, jadi tahu Menarik.

  6. says:

    menggetarkan jiwa sebagian besar sajak d dalamnya masi aja nyambung or relate dgn kehidupan generasi skrg.memang, jeritan hati seorang manusia lebih garang drpd anjing

  7. says:

    Kritik ekonomi yang tajam dan bahkan masih sangat revelan hingga saat ini 20 tahun setelah tulisan tulisan ini pertama kali terbit Puisinya tanpa rima, namun entah mengapa tetap terasa indah dan sedikit menggores, karena terasa benar benar nyata.Saya paling suka sajak Ibunda Maling punya ibu Pembunuh punya ibu.Demikian pula koruptor, tiran, fasis,wartawan amplop, dan anggota parlemen yang dibeli,mereka pun punya ibu.Macam manakah ibu mereka Apakah ibu mereka bukan merpati di langit jiwa Apak Kritik ekonomi yang tajam dan bahkan masih sangat revelan hingga saat ini 20 tahun setelah tulisan tulisan ini pertama kali terbit Puisinya tanpa rima, namun entah mengapa tetap terasa indah dan sedikit menggores, karena terasa benar benar nyata.Saya paling suka sajak Ibunda Maling punya ibu Pembunuh punya ibu.Demikian pula koruptor, tiran, fasis,wartawan amplop, dan anggota parlemen yang dibeli,mereka pun punya ibu.Macam manakah ibu mereka Apakah ibu mereka bukan merpati di langit jiwa Apakah ibu mereka bukan pintu kepada alam

  8. says:

    Dalam buku keempatnya, puisi puisi Rendra semakin lugas dan terang Ia hajar kekuasaan Ia dobrak kemapanan Ia sindir kelakuan orang kaya Ia hina pemerintahan.Namun ia juga pandai mencumbu alam dan lingkungan.Sejauh 4 buku puisinya yang saya baca, buku inilah yang terbaik.

  9. says:

    Ini buku Rendra yang pertama saya baca Tulisannya terus.Tiada bunga Tiada rima Tetapi kesannya.tak terkata

  10. says:

    sementara bintang lima dulu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *