Mulai Saat Ini Segalanya akan Berubah Epub ´ Saat Ini


Mulai Saat Ini Segalanya akan Berubah [PDF / EPUB] Mulai Saat Ini Segalanya akan Berubah Seraya reformasi dan demokratisasi menyapu Indonesia pada akhir tahun '90 an generasi muda bangsa bertanya apa makna menjadi bebas Seorang perempuan dan laki laki menginginkan kebebasan untuk jadi dir Seraya reformasi dan demokratisasi menyapu Indonesia pada akhir Ini Segalanya PDF Í tahun ' an generasi muda bangsa bertanya apa makna menjadi bebas Seorang perempuan dan laki laki menginginkan kebebasan untuk jadi diri sendiri sekalipun nilai nilai yang mereka pegang bertentangan dengan nilai nilai masyarakat dan budaya Terombang ambing antara pengharapan keluarga dan aspirasi seni sendiri si laki laki memutuskan untuk tunduk sementara si perempuan memutuskan Mulai Saat ePUB Ñ untuk merintis jalan sendiri Selama lima belas tahun mereka terus merengkuh satu sama lain mencari sesuatu untuk mengisi apa yang hilang dalam diri Kisah mereka mengiringi serangkaian perubahan dalam sejarah Indonesia kontemporer Melesat bolak balik antara perspektif si perempuan dan si laki laki masa kini dan masa lalu novel ini mencoba membongkar mitos pergaulan yang banyak beredar di kalangan orang muda terutama di Saat Ini Segalanya PDF Å Jakarta dan menyelusuri dua sikap yang mungkin diambil oleh mereka yang memiliki ambisi seni Ia mengisahkan pergulatan kedua tokoh untuk membebaskan diri dari rundungan kekecewaan serta menjejaki apa yang dikorbankan dan dicapai ketika kita tunduk pada pengharapan orang lain dan ketika kita terus menekuni jalan sendiri.

  • Paperback
  • 133 pages
  • Mulai Saat Ini Segalanya akan Berubah
  • Eliza V. Handayani
  • Indonesian
  • 07 May 2016

About the Author: Eliza V. Handayani

Eliza Vitri Handayani’s novel FROM NOW ON EVERYTHING Ini Segalanya PDF Í WILL BE DIFFERENT came out September from Vagabond Press Her short stories essays and translations have been published in respected Indonesian literary outlets as well as in the Asia Literary Review Griffith Review and Exchanges Journal In she won an Anugerah Adikarya award for best young adult book from the Association of Mulai Saat ePUB Ñ Ind.



10 thoughts on “Mulai Saat Ini Segalanya akan Berubah

  1. says:

    Salah keunggulan novel singkat adalah fokus cerita yang rinci sensitif dan dalam yang membuat pembaca tertawan oleh intensitas dan suspensi cerita hingga selesai Tentunya tidak semua novel singkat memberikan kepuasan seperti itu Eliza V Handayani yang saya kenal dari novel sci fi pertamanya Area X adalah salah satu penulis yang memberikan hal tersebut dengan penggunaan diksi dan metafora yang segar Awalnya saya sangsi novel ini akan jadi bacaan yang berkesan Sebab bagi saya judul dan sampul buku ini terlihat seperti novel chicklit Beberapa halaman pertama pun saya mengira konflik dan karakter tokoh utama Julita dan Rizky tidak akan berkembang jauh Beberapa adegan pembukaan serasa tengah membaca naskah FTV Namun saya salah semakin saya masuk ke dalam konflik novel ini penulis memberikan perkembangan perkembangan konflik dan karakter yang tak terduga Yang paling memberi kesan adalah Kotak Karya Belum Selesai dan Kotak Memori Esensial yang saya pikir memiliki makna filosofis tertentu yang semakin menguatkan karakter Julita dan Rizky Yang agak mengganjal adalah beberapa latar cerita seperti keadaan politik saat dan pasca reformasi seperti tidak berpengaruh pada konflik maupun karakter Terlihat hanya tempelan nirmakna belaka

  2. says:

    Si penulis berusaha sangat keras untuk menunjukkan bahwa ia bisa menulis karyanya sekelas sastra padahal tidak Dengan alur waktu cerita yang berantakan dua karakter yang diilustrasikan sangat lemah reformasi 1998 hanya jadi tempelen mental mental disorientasi manusia Indonesia Saya heran kenapa buku ini sangat digembar gemborkan luar biasa

  3. says:

    MULAI SAAT INI SEGALANYA AKAN BERUBAHEliza Vitri HandayaniMelalui novel ini saya melihat wajah Indonesia dan manusia manusianya Bukan dalam bentuk yang lebih baik menjanjikan ini itu atau hiperbolis memuakkan melainkan dalam wujudnya yang membumi Miris dan manis pada saat bersamaan Semacam berkesiut naik turun dengan roller coaster di tepi laut di tengah badai mendebarkan sekaligus membebaskan juga ada kalanya mengharukan Ini adalah cerita tentang sebuah generasi yang tersasar dan jatuh bangunnya dalam menemukan rumah baru bernama masa depan BramantioSemua orang mempunyai cita cita dan tidak semua cita cita itu dapat diraih seutuhnya Begitu pula Julita dan Rizky memiliki daftar cita cita yang tersimpan dalam Kotak Memori Esensial milik Rizky dan Kotak Karya Belum Selesai milik JulitaJulita berangkat ke Paris mendalami bidang seni dan fotografi Rizky menjadi dokter dan menjalankan misi kemanusiaan ke berbagai pelosok negeri Keduanya mengambil peran masing masing dalam kehidupan Mereka ingin menjadi sosok yang bermanfaat bagi sesama Namun mereka masih terpenjara oleh sebuah kenangan satu dasawarsa silamDari novel ini kita bisa belajar tentang arti cita cita arti tujuan hidup dan makna cinta Novel ini juga menawarkan begitu banyak renungan tentang jati diri yang dibentuk ataukah dipilihKegagalan Julita dalam meraih impian ternyata menjelma inspirasi bagi semesta kehidupan Kotak itu dibaca seseorang lantas turut menulis harapan Sejak saat itu banyak orang yang kerap merenungi impiannya yang telah tercapai maupun yang tergadai

  4. says:

    Loved this book To me it captured what I imagine would be the difficulties of living in Jakarta in recent years in the post reformasi period particularly for the middle class the constraints on the individual derived from restrictive laws the inability to express oneself the falling apart infrastructure and the struggle to live a life that is true to oneself So of course this book probably doesn't speak to the mass of Indonesians whose daily struggle may be for a mouthful of rice and not to decide whether to go and work as an actor or a doctor as Rizky one of the characters in this book does But the restrictions and restlessness borne out of those restrictions out of the hypocrisy the keeping up of appearances that threaten to strangle creativity honesty and self expression all ring true to me And let's keep in mind that all those things affect society as a whole ultimately This is a novel of yearning and of measured expectations

  5. says:

    An interesting look at life in Indonesia from the Reformasai movement of 1998 on The main characters are two young people in Jakarta There's a focus on personal growth in difficult times Very atmospheric and beautifully written I liked it a lot

  6. says:

    From Now On traces the relationship between two would be free spirits as they strain against mainstream society’s strictures We are introduced to Rizky as a thirty something doctor while he prepares to catch up with Julita a feisty photo journalist for the first time after a period of years The twin threads of Rizky and Julita preparingtravelling to their meeting point comprise a core strand of the novelWe then meet them as high schoolers in Jakarta Indonesia’s capital getting into strife because of their unconventional values Their story is next picked up in 1998 a time of severe unrest against the government and the established order Here the themes of their resistance to social and political norms together with their individual struggles to find freedom and identity in their personal lives are firmly established forming the double motif that provides the novel’s focusThe characters of Julita and Rizky are well drawn both being likeable but with flaws and foibles Their efforts to achieve workable lifestyles ones that reconcile their Bohemian temperaments with mundane realities are for the most part pursued separately and circumstances dictate that their relationship is expressed mainly through phone calls texts and letters Rizky is the less assertive of the two in terms of breaking free and wears the cost of that while Julita takes a non conformist route with its own attendant price Their pains are palpable and one aches for them Their personal struggles take place against the Indonesian nation’s own struggle to forge a reformed society after the easing out of the uasi dictator Suharto and the social order that went with him This backdrop is in no way intrusive however and it won’t harm your enjoyment of the novel if you have no knowledge of the politics or culture of the place There are however two minor issues I’d raise about the book First there are a few slips of grammar but not to any distracting extent What was an occasional bother to me was lack of clarity about exactly where I was in terms of time as the novels keeps shifting time wise Editorial guidance could have easily fixed thisThat said From Now On is an intriguing read with two endearing main characters even when you feel like giving them a slap to wake up to themselves As they edged slowly closer to their rendezvous I couldn’t help feeling the tension and had to resist flipping to the end to see what finally happens I recommend From Now On to anyone who likes a well written novel about characters you can care about Whether it represents “a new dawn of the Indonesian novel” as has been suggested is too early to call It is nonetheless a real advance on a lot of literature from that country in that it explores moral issues fearlessly than Hanadayani’s compatriot writers usually do From Now On is an engaging novel from a new talent and I look forward to her next offering This is an abridged version of a review I wrote for Rochford Street Review at

  7. says:

    Dari segi bentuknya novel ini sangat menarik Saya pikir alur yang dibangun dengan sangat acak namun teratur dan logis karena sejauh saya melakukan pembacaan saya tidak menemukan kecacatan pada logika waktunya adalah kelebihan novel ini Pengarang berhasil membuat saya kembali terkagum dengan teori naratif sekuen sekuen ituSelain itu gagasan untuk menjalankan cerita melalui Kotak Karya Belum Selesai dan Kotak Memori Esensial sangat menarik karena selain oleh Rizky dan Julita cerita tidak mungkin berjalan tanpa kedua tokoh tersebut Namun bukan berarti tanpa cela memang kisah dalam novel ini masih terasa terlalu didramatisasi maksudnya bagaimana perkembangan kedua tokohnya bisa demikian rapi ? 1 Rizky dan Julita sama sama nakal di sekolah namun sama sama lulus dengan nilai terbaik; 2 Meski keduanya menempuh masa sulit dan memiliki konflik dengan keluarganya mereka mampu bertahan dan hampir meraih yang diinginkan Rizky sarjana kedokteran meski jiwanya di berkesenian Julita sanggup pergi ke Paris untuk melanjutkan studinya;3 Keduanya ideologis benar menggambarkan generasi yang dijanjikan akan mengalami perubahan tapi terlampau tidak realistis karena keduanya demikian kuat memiliki pemikiran yang terbuka dan bijak dalam berkata diketahui dalam surat surat merekaMembaca suatu karya memang membutuhkan kerendahatian Saya pun mulanya sangsi dengan cerita dalam novel ini yang sangat terasa FTV belum lagi saya sangat menyayangkan sampulnya yang sekadarnya dan tidak mewakili isinya Namun diksi yang digunakan pengarang dengan dibantu alurnya saya pikir membuat karya ini layak untuk diapresiasi

  8. says:

    Some of you may have heard about this novel for all the wrong reasonsThe launch of From Now On Everything Will Be Different by Eliza Vitri Handayani at the Ubud Writers Readers Festival 2015 was cancelled after warnings from local police ostensibly because of references to the 1965 66 massacres of communists in Indonesia There are sensitivities best left undisturbed it was thoughtThe cancellation raised a storm of protest about censorship and in Australia anyway a rehash of the historical events of 1965 publicity which seems to have defeated the censor’s purpose if there was one rather than just over officious local interventionWell since I’m interested in Indonesian books and writing and I really really don’t like book banning I bought a copy from Vagabond Press to see what the book was aboutFrom Now On Everything Will Be Different explores the relationship between two young people during the Reformasi era in Indonesia This is the period when people power demanded an end to the Suharto ‘New Order’ era and its associated repression and cronyism and democratic reforms were put in place The transition period was not without new challengesTo read the rest of my review please visit

  9. says:

    Kesan awal terpaksa harus saya jatuhkan kepada cover Terlalu ringan dibandingkan dg isinya Selain cover plot mnjadi sesuatu yg sesungguhnya menarik Kesatuan unsur2 cerita ditampilkan dinamik dg kenyataan dn kenangan yg saling bersahutan Sayangnya pembaca harus dibuat bingung dg sistematika penulisan yg sulit dimengerti karena ketirisan editorial Penulis kreatif membuat reformasi sebagai latar penceritaan Hadirnya reformasi lebih dr sekadar hiasan Ia menentukan perjalanan Julita Rizky Namun Sekali lagi sayangnya yg mengecewakan terlepas dr cover kisah Julita Rizky terkesan sangat FTV Rizky yg anak genk nakal SMA harus mnghadapi perempuan yg berani dn berbeda spt Julita Padahal plot dn bahasa yg sudah nyastra akan terkesan lbh wah apabila disandingkan dg kisah problematika hidup yg lebih berbobot Terlebih lagi reformasi tdk dgunakan sbagai hal yg dapat mnggoyah hidup lakon2nya Cobaan hidup hanya hadir dr dalam diri tntg cinta jati diri dn pencapaian yg gagal yg jalan keluarnya hanya berasal dr diri sendiri Selebihnya dg pnggunaan diksi2 yg imajinatif karya Eliza ini dpt diadikan sarana rekreasi bagi penikmat sastra ringan Indonesia

  10. says:

    Ada dua tokoh di buku ini Rizky dan Julita Julita adalah perempuan independen yg menjadi seniman sementara Rizky pilih untuk tunduk kepada keinginan orang tua dan menjadi dokter Mereka berdua menghadapi macam2 kesulitan dan ketidakpuasan akibat pilihan mereka Mereka mencoba membebaskan diri dari pola pola berperilaku yg tidak memuaskan tapi kemudian mereka selalu tertangkap dalam pola baruPilihan hidup mereka begitu berbeda meskipun mereka punya banyak cita cita yg mirip Mungkin itu yg buat mereka menjadi tertarik pada satu sama lain Tapi jangan pikir ini buku romanceYg saya paling suka dangan buku ini adalah Julita karena ia adalah tokoh perempuan yg mau menjadi mandiri dan hidup sesuai hati nuraninya meskipun ia tidak selalu mampu menjadi kuat berprestasi atau percaya diri Itu juga akibat dari bagaimana masyarakat melihat perempuan seperti dia Perjuangannya sangat terasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *